Wawali: Pedagang Kaki Lima Harus Bisa Ciptakan “Harga PKL Rasa Hotel”

Wakil Walikota Batu Ir Punjul Santoso melantik dan mengukuhkan pengurus DPC APKLI (Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia) Se-Kota Batu periode 2022-2025. Wawali berharap lewat wadah APKLI, pedagang kaki lima di Kota Batu harus bisa ciptakan “harga PKL rasa hotel” demi mendukung pariwisata dan menumbuhkan perekonomian Kota Batu.

AGROPOLITAN.TV - Guna mewadahi PKL se-Kota Batu, Wakil Walikota Batu Ir Punjul Santoso melantik dan mengukuhkan pengurus DPC APKLI (Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia) se-Kota Batu periode 2022-2025, di Sekretariat APKLI Ruko Kapten Ibnu Kelurahan Sisir Kota Batu.

Pelantikan juga dihadiri oleh perwakilan forkopimda serta dinas-dinas terkait, DPW APKLI Jatim, DPP APKLI Kota Malang, DPP APKLI Kab Malang, DPP APKLI kota batu, organisasi dan paguyuban PKL se-Kota Batu. Dalam kesempatan itu Wakil Ketua Umum DPP APKLI Hero Samudra melantik pengurus Kec. Batu, Kec. Junrejo dan Kec. Bumiaji Kota Batu.

Dalam sambutanya Wakil Walikota Batu  Punjul Santoso menyampaikan selamat, atas pelantikan pengurus APKLI Kota Batu semoga kepada para pengurus DPC APKLI Kota Batu diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah, utamanya dalam memberdayakan para pedagang kaki lima yang mandiri dan sejahtera.

Wawali menambahkan organisasi pedagang seperti APKLI bisa membina seluruh PKL. Untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pariwisata dan menumbuhkan perekonomian Kota Batu. Punjul Santoso berharap bahwa PKL Kota Batu harus mampu memberikan pelayanan “harga PKL dengan rasa hotel”. Dengan begitu konsumen maupun wisatawan yang datang ke Kota Batu akan mendapatkan produk yang higienis, memiliki packaging yang bagus, enak dan terjangkau.

Sementara itu Wakil Ketua Umum DPP APKLI Hero Samudra menjelaskan bahwa dengan adanya APKLI, dapat memfasilitasi PKL untuk mendapatkan perlindungan lembaga dan badan hukum. Selain itu, dengan bergabungnya PKL dengan APKLI. Pemerintah Jawa Timur dan Kota Batu akan memberikan subsidi bunga jika Pkl mengajukan pinjaman ke BPR milik Pemda. Besaran bunganya 3% untuk 1 tahun, dengan subsidi bunga, PKL akan lebih mudah berusaha dan mendapatkan untung yang optimum.

Ary Punka Aji ATV melaporkan....