Terkait Pengeroyokan Pada NY, Kapolresta Malang Minta Jaga Psikologis Pelaku Maupun Korban

Saat ini Kepolisian Resor Kota Malang atau Polresta Malang terus melakukan penyelidikan lengkap terkait kasus kekerasan yang terjadi pada anak di bawah umur. Kapolresta Malang AKBP Budi Hermanto mengimbau kepada masyarakat di Kota Malang agar menjaga psikologis para pelaku maupun korban, lantaran keduanya masih dalam kategori di bawah umur.

Terkait Pengeroyokan Pada NY, Kapolresta Malang Minta Jaga Psikologis Pelaku Maupun Korban
Terkait Pengeroyokan Pada NY, Kapolresta Malang Minta Jaga Psikologis Pelaku Maupun Korban

AGROPOLITAN.TV - Kepolisian Resor Kota atau Polresta Malang Kota kini tengah menangani kasus kekerasan atau pengeroyokan pada seorang anak berinisial NY.

Saat ini Polresta Malang Kota tengah menangani dua perkara. Yang pertama kasus pencabulan yang dilakukan oleh Y terhadap korban NY. Yang kedua kasus pengeroyokan atau kekerasan yang melibatkan NY.

Alat-alat bukti maupun saksi mata lainnya, masih terus didalami. Dalam perkembangannya saat ini 10 orang tersebut diduga melakukan tindakan kekerasan maupun persetubuhan pada korban NY.

Polisi juga mengamankan pakaian yang dikenakan oleh para pelaku, maupun handphone korban yang dirampas dan dijual serta handphone yang digunakan untuk merekam video tersebut.

LIHAT VIDEO BERITA DI SINI

Dalam penemuan terbaru, baik pelaku maupun korban merupakan anak di bawah umur, sementara pasangan Y dan istrinya juga diketahui menikah secara siri.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa siang tadi, Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto menegaskan,agar masyarakat sepenuhnya percaya pada proses hukum di Polresta Malang Kota.

AKBP Budi Hermanto juga mengimbau agar menjaga kondisi psikologis dari korban maupun tersangka, mengingat keduanya masih dalam kategori di bawah umur.

Dalam perkembangan terbaru, tim trauma healing dari Polresta Malang Kota masih terus berupaya membantu pemulihan korban agar kembali stabil. Sehingga Polresta dapat mendapatkan keterangan dari korban.

Benaya Harobu ATV