Rentan Terpapar Virus, Puluhan Jurnalis Makota Terima Vaksin Booster

Rentan terpapar virus dengan mobilitas yang tinggi sebagai pemburu berita, puluhan jurnalis malang kota  menjalani vaksin dosis ketiga atau bosster jenis vaksin AstraZeneca. Kegiatan yang digagas Polresta Malang Kota bertajuk Piramida Makota ini sekaligus sebagai wadah silaturahmi dan komunikasi  antara Polri dan Media di Kota Malang sebagai wujud sinergitas dalam memelihara kamtibmas khususnya di Kota Malang.

AGROPOLITAN.TV - Rentan terpapar virus dengan mobilitas yang tinggi sebagai pemburu berita, puluhan jurnalis malang kota  menjalani vaksin dosis ketiga atau bosster jenis vaksin AstraZeneca. Kegiatan yang digagas Polresta Malang Kota bertajuk Piramida Makota ini sekaligus sebagai wadah silaturahmi dan komunikasi  antara Polri dan Media di Kota Malang sebagai wujud sinergitas dalam memelihara kamtibmas khususnya di Kota Malang.

Kepala seksi humas Polresta Malang Kota Ipda Eko Novianto menjelaskan, vaksinasi yang digelar di Poliklinik Polresta Jalan Pahlawan Trip ini diikuti sekitar 20 Jurnalis Makota yang kebetulan belum menerima vaksin tahap ketiga atau booster.

Menurut Novianto, jurnalis merupakan ujung tombak dalam setiap kegiatan mengingat tanpa adanya sosok  jurnalis, kegiatan sebesar apapun tidak akan tersosialisasikan dengan maksimal ke masyarakat.

Mengingat profesi seorang jurnalis memiliki mobilitas yang cukup tinggi dan berada di mana saja serta ketemu dengan siapa saja, maka jurnalis sangat rentan akan terpapar virus, terutama virus varian baru omicrob yang saat ini sedang merebak di wilayah Jawa Timur khusunya Malang Raya.

Dengan pemberian vaksin booster kepada para palaku media ini, Polresta Malang Kota berharap para jurnalis setidaknya memiliki imun atau kekebalan yang lebih sehingga bisa terhindar dari paparan virus.

Eko menambahkan, gelaran vaksin booster tetap akan digelar, dan bagi jurnalis yang kebetulan belum bisa vaksin atau belum menerima vaksin, pihak Polresta makota berusaha untuk menyediakan kuota vaksin bagi  wartawan.

Sementara Edy Riawan salah satu jurnalis media memorandum, mendukung kegiatan vaksinasi kepada palaku media, mengingat pelaku media seprti dirinya, butuh imunitas yang baik untuk menangkal paparan virus yang akan masuk ke tubuh.

Saiful Akbar ATV