PUTUS JALUR DISTRIBUSI, BEA CUKAI MALANG AMANKAN ROKOK DAN MIRAS ILEGAL

PUTUS JALUR DISTRIBUSI, BEA CUKAI MALANG AMANKAN ROKOK DAN MIRAS ILEGAL

Agropolitan TV - Malang – Berawal dari sinergi informasi Tim Cyber Patrol, Tim Intelijen dan Penindakan Kantor Bea Cukai Malang berhasil mendapatkan informasi bahwa terdapat pengiriman Barang Kena Cukai (BKC) Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) tanpa dilekati pita cukai.
Informasi Tim
Cyber Patrol Kantor Bea Cukai Malang dan Kantor Wilayah DJBC Aceh mendapati adanya pengiriman MMEA ilegal melalui jasa ekspedisi JNE dari wilayah Bali menuju Malang dengan nomor resi pengiriman dengan nomor JNAC-0029760063 dan 051370004174322.

Berbekal informasi tersebut, pada hari Selasa 19 Juli 2022 sekitar pukul 11.00 WIB, Tim kemudian melalukan tracking secara berkala dan setelah mengetahui lokasi barang. Tim segera melakukan pemeriksaan di Jasa Ekspedisi JNE Express Gudang Inbound, dari hasil pemeriksaan Tim berhasil mendapati adanya pengiriman BKC MMEA jenis Arak Bali tanpa dilekati pita cukai sebanyak 24 botol @ 600 ml dengan kadar ±25% dan 8 botol @ 600 ml dengan kadar ±32%, atas penindakan tersebut tim kemudian membawa barang ke Kantor Bea Cukai Malang.

Kegiatan berikutnya, pada hari Kamis, 21 Juli 2022 dilakukan kegiatan patroli malam dengan pembagian personil menjadi 2 (dua) tim. Dilakukan kunjungan pada beberapa ekspedisi yang berada di wilayah pengawasan KPPBC Malang. Tim pertama melakukan pemeriksaan di jasa ekspedisi SICEPAT EXPRESS di Jalan Raya Ki Ageng Gribig Nomor B38, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Atas hasil pemeriksaan didapati adanya pengiriman-pengiriman Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) dengan merek HD Super Bold, Lea Mild dan Glori Mild tanpa dilekati pita cukai dengan total 4 koli dengan total barang ±990 bungkus tanpa dilekati pita cukai.

Tim kedua melakukan pemeriksaan di Jasa ekspedisi ID EXPRESS Malang di Jalan Panglima Sudirman nomor 99, Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, Kota Malang dengan hasil pemeriksaan ditemukan BKC HT jenis SKM dengan merek Das Mild, Sendang Biru Mild, GA Gold, Joss Mild, Sendang biru, SBR, Lea Bold, Sabodo Bold, Jaya Bold dan GA Menthol tanpa dilekati pita cukai dengan total 24 koli dengan total barang ±2.300 bungkus. Selanjutnya Tim membawa barang ke KPPBC TMC Malang untuk dilakukan proses lebih lanjut. Kedua Tim juga melakukan kunjungan kepada Perusahaan Jasa Titipan lainya yaitu Lazada Ekspress, Titian Ekspress dan juga Shopee Ekspress.

Dari hasil penindakan tersebut ditaksir kerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp 40.896.000,- dengan total perkiraan nilai barang mencapai Rp 24.240.000,- . Dalam kegiatan ini Tim juga terus memberikan sosialisasi dan himbauan kepada jasa ekspedisi terkait larangan melakukan pengiriman BKC baik HT maupun MMEA ilegal serta melakukan penempelan stiker terkait larangan melakukan pengiriman rokok ilegal.. “Minuman dengan kadar alkohol lebih dari 5% wajib untuk dilekati pita cukai, jika melebihi 5% dan tidak dilekati pita cukai maka itu ilegal, oleh karena itu kami akan menindak tegas,” tegas Gunawan Tri Wibowo, Kepala Kantor Bea Cukai Malang. “Kami juga menghimbau agar pengusaha jasa titipan untuk tidak mengangkut Barang Kena Cukai ilegal” tambahnya.