Populerkan Olahraga Panjat Tebing FPTI Gelar Fun Wall Climbing Sport Bareng Palska Kota

Untuk lebih mempopulerkan Olahraga Panjat Tebing di Kota Wisata Batu. Pengurus Federasi Panjat Tebing (FPTI) Kota Batu bareng PALSKA (Pecinta Alam Dan Lingkungan Smkn 1 Batu). Menggelar Fun Wall Climbing di halaman Gor Gajahmada Kota Batu. Acara yang dikemas santai dan full senyum ini, mampu menarik minat warga, terutama anak anak Kota Batu untuk membuktikan keberanian mereka berada dalam ketinggian.

Populerkan Olahraga Panjat Tebing FPTI Gelar Fun Wall Climbing Sport Bareng Palska Kota
Populerkan Olahraga Panjat Tebing FPTI Gelar Fun Wall Climbing Sport Bareng Palska Kota

AGROPOLITAN.TV- Olahraga memanjat dinding atau wall climbing dengan menggunakan tali sebagai salah satu perlengkapannya ini sangat dikenal sebagai olahraga ekstrem. Namun untuk lebih mempopulerkan Olahraga Panjat Tebing di Kota Wisata Batu. Pengurus Federasi Panjat Tebing(FPTI) Kota Batu bareng PALSKA(Pecinta Alam Dan Lingkungan Smkn 1 Batu). Menggelar Fun Wall Climbing di halaman Gor Gajahmada Kota Batu.

 Acara yang dikemas santai dan full senyum ini membuat olahraga ekstrem ini menjadi terlihat lebih seru dan menyenangkan. Gambaran ini nampak dalam event fun climbing yang digelar oleh FPTI Kota Batu bareng PALSKA(Pecinta Alam Dan Lingkungan) Smk Negeri 1 Batu.  

LIHAT VIDEO BERTA DI SINI

 Tak hanya anak remaja, anak-anak usia dini cukup penasaran dengan olahraga panjat dinding ini. Mereka bahkan rela mengantri untuk dapat mencoba dan merasakan ketegangan saat berada di ketinggian. Tak sekedar mengandalkan kekuatan otot, keseimbangan dan juga pemilihan langkah sangat berpengaruh dalam olahraga wall climbing ini.

Meski baru pertama kali mencoba sejumlah peserta fun wall climbing mengaku cukup tertantang dan ketagihan untuk mencoba lagi. Seperti yang dirasakan oleh adara, meski baru  kelas satu sekolah dasar adara mengaku senang dan tidak takut sama sekali saat mencoba menaiki papan wall climbing.

Acara ini bertujuan untuk lebih mempopulerkan olahraga panjat tebing yang tergolong masih baru di Kota Batu ini, juga difungsikan untuk menjaring atlet potensial Kota Batu. Wall climbing atau yang lebih dikenal panjat tebing dan panjat dinding ini ternyata tidak harus mempunyai keahlian khusus untuk melakukannya. Untuk bisa memanjat ini hanya memerlukan mental dan mampu mengalahkan rasa takut terhadap ketinggian.

Qurrota A'yun penggagas acara fun wall climbing menjelaskan selain untuk lebih mengenalkan olahraga panjat tebing bagi masyarakat Kota Batu. Juga untuk menggugah perhatian pemerintah untuk lebih memberi support terhadap fasilitas olahraga wall climbing di daerah. Qurrota A'yun menambahkan sejatinya olahraga wall climbing memiliki banyak peminat di desa desa namun karena terbatasnya fasilitas membuat mereka kurang terwadahi. Untuk itu pihaknya berharap nantinya di tiap kecamatan di kota batu bisa memiliki fasilitas olahraga wall climbing.

Peserta fun wall climbing baik perempuan atau laki-laki semua dianggap sama, semua akan maju berdasarkan urutan yang sudah ditentukan.  Satu persatu dari peserta berusaha agar bisa memanjat pada posisi yang paling tinggi. Tinggi atau rendah hasil panjatannya tergantung pada kekuatan tangan dalam menahan beban tubuh. Ukuran besar kecil tubuh bukan jaminan dapat melakukan pemanjatan, tetapi lebih pada kekuatan otot , strategi  dan mental. Mayoritas peserta fun climbing hanya bisa memanjat hingga pertengahan saja, karena kelelahan menahan beban tubuh mereka sendiri. Kecuali sejumlah peserta yang sudah terbiasa melakukan pemanjatan, mereka bisa langsung sampai pada posisi paling atas.

Ary Punka Aji ATV