Laksanakan Proses Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, SMP Negeri 6 Singosari Sediakan Penunjang Prokes Bagi Siswa

Pemerintah sudah memperbolehkan kegiatan belajar secara tatap muka, hal ini disambut positif pihak sekolah dengan melakukan pembelajaran tatap muka terbatas. Salah satu sekolah yang mengadakan kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas yaitu SMP 6 Negeri Singosari.

Laksanakan Proses Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, SMP Negeri 6 Singosari Sediakan Penunjang Prokes Bagi Siswa
Laksanakan Proses Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, SMP Negeri 6 Singosari Sediakan Penunjang Prokes Bagi Siswa

AGROPOLITAN.TV - Dijelaskan oleh kepala sekolah SMP Negeri 6 Singosari, Yudo, beliau menjelaskan bahwa pertemuan tatap muka terbatas di SMP Negeri 6 Singosari akan dilaksanakan mulai tanggal 7 sampai dengan tanggal 20 september 2021. Dimana pembelajaran tatap muka sendiri diadakan sesuai edaran dari dinas pendidikan.

Pihak SMP Negeri 6 Singosari sendiri telah mempersiapkan sarana dan prasarana penunjang kegiatan pemebelajaran tatap muka di tempat ini. Hal tersebut disampaikan pengelola sarana prasarana, Zein. Alat penunjang protokol kesehatan yang digunakan yaitu pemberian masker untuk seluruh siswa sesuai jumlah di tiap kelasnya.

Bukan hanya itu, pihak sekolah sendiri telah menyediakan tempat cuci tangan bagi siswa di tiap-tiap kelasnya. Menurut rencana SMP Negeri 6 Singosari, juga akan menambah tempat cuci tangan di beberapa titik lokasi di sekolah. Di setiap kelas juga telah disediakan hand sanitizer yang dapat digunakan para siswa dan guru pengajar kelas. Terdapat juga alat ukur suhu yang digunakan pada setiap siswa yang akan masuk kedalam lingkungan SMP Negeri 6 Singosari.

Terkait dengan vaksinasi, menurut Riyanto, wakasek SMP Negeri 6 Singosari bahwa jumlah siswa yang telah vaksin di SMP Negeri 6 yaitu 59 orang dan yang belum vaksin yaitu sebanyak 581 siswa. Rencananya sendiri pihak sekolah SMP Negeri 6 Singosari akan berkomunikasi dengan pihak Desa Tunjungtirto untuk mengadakan Vaksinasi bagi siswa SMP 6 Singosari yang belum mengikuti vaksin. Pihak desa sendiri rencananya akan meberikan kuota 700 vaksin untuk SMP Negeri 6 Singosari.

Abraham Patrikha ATV