KEMENSOS Melalui BB Dr Soeharso Surakarta Salurkan Bantuan Atensi Yatim Piatu Korban COVID-19

Kementerian Sosial melalui balai besar rehabilitasi sosial disabilitas fisik Dr Soeharso Surakarta kembali menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (atensi) berupa bantuan pemenuhan kebutuhan dasar untuk anak-anak yatim, piatu dan yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena terdampak COVID-19. Bantuan diserahkan langsung kepada penerima di kantor kecamatan Bumiaji Kota Batu.

KEMENSOS Melalui BB Dr Soeharso Surakarta Salurkan Bantuan Atensi Yatim Piatu Korban COVID-19
KEMENSOS Melalui BB Dr Soeharso Surakarta Salurkan Bantuan Atensi Yatim Piatu Korban COVID-19

AGROPOLITA.TV- Dampak pandemi COVID-19 tak hanya menyentuh Sektor Ekonomi dan Kesehatan saja. Dampak Sosial juga sangat dirasakan oleh anak anak yatim, piatu dan yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena terdampak COVID-19.

Atas dasar itulah kementerian sosial melalui balai besar rehabilitasi sosial disabilitas fisik Dr Soeharso Surakarta kembali menyalurkan bantuan asistensi rehabilitasi sosial (atensi) berupa bantuan pemenuhan kebutuhan dasar untuk anak-anak yatim, piatu dan yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena terdampak COVID-19.

Total sebanyak 36 paket bantuan atensi dibagikan kepada peserta yang lolos dalam verifikasi faktual melalui aplikasi Virtusee se-Kota Batu. Bantuan diserahkan langsung oleh Herlinah Ekawati sub koordinator data dan informasi balai besar rehabilitasi sosial disabilitas fisik Dr Soeharso Surakarta.

LIHAT VIDEO BERITA DI SINI

Sesuai arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini. Kemensos akan memberikan bantuan bagi anak-anak yatim, piatu dan yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena terpapar COVID-19. Sebelumnya telah dilakukan pendataan dan asesmen kebutuhan yang dilakukan oleh pendamping rehabilitasi sosial bekerjasama dengan dinas sosial provinsi dan kabupaten, kota. Bantuan diberikan berupa uang tunai sebesar rp.300 ribu untuk anak anak yang belum sekolah dan rp.200 ribu untuk anak usia sekolah.

Di Kecamatan Bumiaji sendiri ada 6 peserta penerima bantuan atensi ini. Meski nilai bantuan terbatas, namun penerima bantuan cukup mensyukuri hal ini. Fajar Nugroho Warga Giripurno salah satu wali penerima bantuan mengaku bersyukur keponakannya menjadi salah satu penerima bantuan. Hanya saja Fajar Nugroho berharap bantuan ini bisa terus diberikan, setidaknya hingga masa wajib sekolah berakhir. Sehingga cukup membantu dalam hal pemenuhan kebutuhan pendidikan bagi  yatim, piatu dan yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena terdampak COVID-19.

ARY PUNKA AJI ATV