Jalur Alternatif Sumberejo Hubungkan Desa Dan Kelurahan

Jalur tembus alternatif di Desa Sumberejo sudah mulai  bisa dilewati. Meski baru sekitar 1 kilo meter jalan aspal yang baru, namun kedepan jalur alternatif ini segera akan diaspal secara keseluruhan dan  rencananya bisa menghubungkan antar  desa ke kelurahan baik ke arah Songgoriti maupun ke arah Songgokerto melewati Desa Sumberejo Kota Batu.

Jalur Alternatif Sumberejo Hubungkan Desa Dan Kelurahan
Jalur Alternatif Sumberejo Hubungkan Desa Dan Kelurahan

AGROPOLITAN.TV - Jalur tembus alternatif di Desa Sumberejo sudah mulai  bisa dilewati. Meski baru sekitar 2 kilo meter pengaspalan yang dilakukan pemerintah Kota Batu, namun kedepan jalur alternatif ini segera akan diaspal secara keseluruhan sehingga  bisa menjadi jalur penghubung antar desa ke kelurahan baik ke arah Songgoriti maupun ke arah Songgokerto melewati Desa Sumberejo Kota Batu.

Kepala Desa Sumberejo Drs Rianto membenarkan, jika jalan tembus di desanya baru saja diaspal pada 2 Januari 2022 kemarin. Meskipun belum secara resmi diresmikan, namun jalur tembus ini sudah bisa digunakan baik untuk roda dua maupun roda 4, khusunya yang mengarah ke wilayah Songgoriti atau sebaliknya. Jalan tembusan antar desa ini bisa dilalui, setelah pihak pemilik lahan dalam hal ini Villa Bukit Pinus, memberikan akses jalan yang selama ini tertutup.

Dengan  diberikan yang akses masuk, menurut Rianto akan menjadi  jalur alternatif bagi pengendara  saat terjadi kemacetan di jalur protokol. Di sisi lain dengan adanya jalur tembus Desa Sumberejo ke arah Songgoriti atau sebaliknya, akan mengurangi kemacetan di saat saat tertentu di mana biasanya pada akhir pekan banyak tamu yang masuk ke sekolah Al-Izzah. Rianto menambahkan, ke depan tidak hanya bisa tembus ke arah Songgoriti, namun juga  bisa tembus ke wilayah desa Songgokerto, tepatnya ke arah landing paralayang.

Saat ini proses pengaspalan ke arah landing para layang baru sekitar 80 meter dengan lebar sekitar 4 meter di mana lahan tersebut merupakan lahan hibah dari pihak sekolah Al-Izzah ,untuk kelanjutan proses proyek jalur ke arah landing paralayang nantinya akan menggunakan lahan tanah bengkok milik kelurahan Songgokerto.

Saiful Akbar ATV