Harga Minyak Goreng Melambung Pelaku UMKM Kelimpungan

Melambungnya harga minyak goreng saat ini, yang tembus hingga 20 ribu per liter. Membuat pelaku Usaha Kecil Dan Menengah (UMKM) Kota Batu kelimpungan. Mereka terpaksa melakukan sejumlah cara agar usaha mereka bisa terus berjalan, setelah diterpa pandemi Covid-19 berkepanjangan.

Harga Minyak Goreng Melambung Pelaku UMKM Kelimpungan
Harga Minyak Goreng Melambung Pelaku UMKM Kelimpungan

AGROPOLITAN.TV - Harga minyak goreng yang terus melambung, kian memberatkan pelaku Usaha Kecil Dan Menengah (UMKM) di Kota Batu. Harga minyak goreng terus mengalami perubahan harga sejak akhir bulan Desember 2021 hingga awal tahun 2022 ini. Bahkan satu minggu terahir harga minyak goreng di Kota Batu tembus hingga 20 ribu rupiah per liter.

Kondisi harga minyak goreng yang melambung tinggi ini membuat sejumlah pelaku usaha kecil di Kota Batu terancam mengalami kerugian. Pasalnya setelah diterpa badai pandemi Covid-19 berkepanjangan. Kini pelaku UMKM harus menghadapi badai lainnya yaitu harga minyak goreng yang melambung tinggi.

Seperti yang dialami oleh pemilik usaha keripik buah di Kota Batu. Khamim Tohari. Pemilik usaha rumahan keripik buah Kendedes Selecta Fruit mengaku bahwa dalam sehari produksi, Khamim membutuhkan 150 liter minyak goreng untuk 3 mesin vacuum frying, sebagai alat pembuat keripik buah. Sedangkan untuk harga minyak goreng yang dibelinya, yakni sebesar 290 ribu rupiah hingga 310 ribu rupiah untuk satu jerigen minyak goreng berisikan 10 liter.

Untuk menyiasati harga minyak goreng yang terus naik sejak sebulan lalu hingga kini, Khamim menunda produksi keripik dengan harga bahan baku yang mahal dan tetap memproduksi keripik buah dengan harga bahan baku yang dirasa paling murah seperti keripik apel.

Selain merasa berat dengan harga minyak, Khamim juga mengaku keuntungan yang ia dapat semakin menipis dikarenakan produksi keripik yang seharusnya ada 5 jenis, yakni keripik nangka, pisang, nanas, salak, dan apel, kini menjadi terbatas.

Pelaku UMKM dan industri rumahan berharap, pemerintah segera melakukan upaya agar harga minyak goreng kembali stabil dan keberlangsungan usaha kecil dan menengah bisa terus bergeliat di tengah usaha untuk bangkit dari pandemi yang belum usai.

Ary Punka Aji ATV