Ground Breaking Pasar Among Tani Kota Batu Mulai Dikerjakan

Setelah melalui proses pembongkaran dan pembersihan selama hampir dua bulan, proses revitalisasi pembangunan Pasar Besar Kota Batu memasuki tahapan ground breaking atau pemasangan tiang pancang pondasi pasar. Ground breaking dilakukan oleh Walikota Batu Dewanti Rumpoko bersama jajaran Forpimda Kota Batu.

Ground Breaking Pasar Among Tani Kota Batu Mulai Dikerjakan
Ground Breaking Pasar Among Tani Kota Batu Mulai Dikerjakan

AGROPOLITAN.TV - Proses revitalisasi pembangunan Pasar Besar Kota Batu memasuki tahapan ground breaking atau pemasangan tiang pancang pondasi pasar. Setelah tahapan pembongkaran dan pembersihan pasar selama kurang lebih 2 bulan. Ground breaking sebagai tanda revitalisasi pasar mulai dikerjakan, berlangsung di Pasar Besar Kota Batu Rabu 9 Februari 2022 pagi. 

Pelaksanaan ground breaking dipimpin langsung oleh Walikota Batu Dewanti Rumpoko dan diikuti oleh jajaran Forpimda, terdiri dari Kapolres Batu, Pabung Kodim 0818 Malang-Batu, Kepala Kejaksaan Negeri Batu, Ketua DPRD Batu, Perwakilan PT. Sasmito sebagai pemenang tender, serta seluruh Kepala OPD Pemkot Batu. 

Acara diawali dengan pemberian santunan oleh jajaran forpimda kepada sejumlah anak yatim yang sengaja diundang sebagai wujud syukur kepada tuhan yang maha esa.

Ground breaking ditandai dengan menekan tombol sirine oleh Walikota Batu Dewanti Rumpoko beserta jajaran Forpimda. Yang otomatis menandai dimulainya pemasangan tiang pancang pondasi bangunan pasar.

Walikota Batu, Dewanti Rumpoko, pada kesempatan ini menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan ground breaking sedalam 8 meter menjadi tanda dimulainya pengerjaan revitalisasi Pasar Batu yang memakan anggaran APBN sebesar 151,5 milyar rupiah, dari 200 M yang dianggarkan.

Dewanti berharap, pengerjaan Pasar Batu yang akan berlangsung selama 16 bulan kedepan,bisa berjalan dengan lancar tanpa kendala . Sehingga Pasar Batu yang rencananya berganti nama menjadi Pasar Among Tani Batu, bisa bermanfaat serta manjadikan masyarakat semakin sejahtera.

Diketahui, untuk revitalisasi pasar, akan dilaksanakan di lahan seluas 44.525 meter persegi. Sedangkan untuk luas bangunan yang akan dibangun, yakni sebesar 33.136,6 meter persegi. Dari luas bangunan tersebut, nantinya akan dibagi menjadi 3 lantai.

Untuk luas bangunan lantai 1, sebesar 14.900,62 meter persegi. Luas bangunan lantai 2, sebesar 14.143,63 meter persegi. Dan untuk lantai 3, sebesar 6.032, 86 meter persegi.

Dan dari total luasan bangunan tersebut, akan berdiri sebanyak 1767 kios dan 443 lapak los. Tak hanya sekedar pasar. Pasar amongtani nantinya juga ada spot wisata dan kuliner untuk memberi alternatif destinasi wisata.

Ary Punka Aji ATV