Dampak Harga Minyak Goreng Pada Penjual Kerupuk Di Kota Malang

Tingginya harga minyak goreng dipasaran saat ini, juga berdampak pada beberapa bahan pangan lainnya. Seperti di Pasar Besar Kota Malang, dampaknya terjadi pada produsen kerupuk yang juga turut menaikan harga jual.

Dampak Harga Minyak Goreng Pada Penjual Kerupuk Di Kota Malang
Dampak Harga Minyak Goreng Pada Penjual Kerupuk Di Kota Malang

AGROPOLITAN.TV - Harga minyak goreng yang tinggi masih terus terjadi hingga saat ini. Akibatnya, hal ini berdampak pada kenaikan beberapa bahan pangan lainnya. Salah satu diantaranya adalah kenaikan harga kerupuk.

Saat ini, di Pasar Besar Kota Malang harga kerupuk mengalami kenaikan dari tiga ribu hingga lima ribu rupiah per kilogramnya.

Naiknya harga kerupuk ini, bukan saja disebabkan oleh tingginya harga minyak goreng, tetapi juga dipengaruhi oleh harga tepung, dan plastik yang turut melambung.

Hingga kini sejumlah pengusaha kerupuk masih mengeluhkan harga minyak goreng yang masih tinggi, karena berpengaruh pada berkurangnya jumlah pelanggan serta omset penjualan kerupuk yang turun secara dratis.

Salah satu penjual kerupuk, Sri Wahyuni mengaku, biasa dalam seminggu ia mendapatkan pesanan sebanyak tiga kali penggorengan. Kini pelanggan hanya memesan satu kali penggorengan dalam seminggu.

Sri Wahyuni juga berharap, agar tidak ada penimbunan minyak di Kota Malang, agar harga minyak di pasaran kembali normal sehingga usaha dalam penjualan kerupuk dapat kembali lancar  seperti biasa.

Benaya Harobu, ATV