BEM UMM Raih Pendanaan Program Ditjen Diktiristek

BEM UMM Raih Pendanaan Program Ditjen Diktiristek

Agropolitan TV - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (BEM UMM) berhasil mendapatkan pendanaan program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PKK Ormawa) 2022 pada pertengahan Juni lalu. Mereka sukses meraihnya melalui Program Kerja Bina Desa yang diusung oleh Kementerian Sosial BEM UMM.  Adapun PKK Ormawa ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa peduli mahasiswa. Utamanya dalam berkontribusi bagi masyarakat desa.



Harissudin selaku Presiden Mahasiswa BEM UMM menyampaikan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan beragam hal dari jauh jauh hari. Mereka bekerja keras dan menyusun proposal yang bertujuan untuk mengembangkan potensi desa berbasis potensi alam. Khususnya di Desa Girupurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

“Pada program bina desa ini, kami memiliki fokus di tiga sektor. Mulai dari bidang pendidikan, ekonomi kreatif serta bidang sosial lingkungan,” ungkapnya.

Haris, sapapan akrabnya menerangkan bahwa ada salah satu program yang fokus pada mengedukasi para siswa terkait gerakan anti narkoba. Kemudian adapula pengembangan ekonomi kreatif yang bekerja sama dengan ibu-ibu PKK. Begitupun di sektor sosial dengan penanaman pohon, pembuatan kawasan rumah lestari dan rumah herbal.


“Kami juga akan mengembangkan UMKM dengan menggunakan pendekatan digitalisasi dan modernisasi. Memberikan materi dan pembinaan serta evaluasi yang sudah dilaksanakan,” jelasnya.

Terkait program unggulan, pihaknya ingin memaksimalkan alam lokal. Salah satunya yakni meningkatkan hasil pertanian di Desa Giripurno. Mereka ingin mengubah sayur-sayuran menjadi produk eco-enzyme yang bisa dijadikan sabun cuci piring.

“Saat supply tinggi dan demamd rendah, tentu harga sayur akan anjlok. Maka untuk mengatainya, kami mengubah value sayur biasa menjadi produk eco-enzyme. Proses pemasaran juga senantiasa kami dampingi, utamanya terkait marketing dan branding,”ujarnya.

Ia berharap dengan lolosnya pendanaan BEM UMM di PKK Ormawa, dapat menjadi pemantik mahasiswa ataupun organisasi lain untuk bergerak lebih maju. Selain itu juga bisa menjalankan tugas pokok utama sebagai mahasiswa yakni menjadi agent of change.

Sementara itu, Wakil Rektor III UMM, Dr. Nur Subeki, ST., MT sangat mengapresiasi raihan BEM UMM yang berhasil lolos pendanaan PKK Ormawa. Ia mengatakan jika UMM senantiasa mempersiapkan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam berkontribusi di masyarakat.

"Harapan kami tentu ingin agar para aktivis mahasiswa dapat mengakar dan mau turun membantu sesama. Capaian ini juga menjadi bukti bahwa mahasiswa-mahasiswa kita selalu bersemangat dalam menebarkan manfaat. Saya ucapkan selamat dan sukses untuk menjalankan program yang dicanangkan,” pungkasnya. (*)