Akibat PTMT, Capaian Pembelajaran Sangat Rendah Bagi Mahasiswa

Sejak diberlakukannya pembelajaran tatap muka terbatas secara bertahap di perguruan tinggi, sebagian PTS di Kota Malang sudah menerapkan PTMS secara bertahap hingga 50 dari jumlah mahasiswa yang diperbolehkan tatap muka. Salah satu Perguruan tinggi yang sudah menerapkan PTMS dengan protokol kesehatan ketat adalah Universitas Wisnu Wardhana Malang dengan evaluasi rutin setiap minggunya.

AGROPOLITAN.TV - Sejak diberlakukannya pembelajaran tatap muka terbatas secara bertahap di perguruan tinggi, sebagian PTS di Kota Malang sudah menerapkan PTMS secara bertahap hingga 50 dari jumlah mahasiswa yang diperbolehkan tatap muka. Salah satu Perguruan tinggi yang sudah menerapkan PTMS dengan protokol kesehatan ketat adalah Universitas Wisnu Wardhana Malang dengan evaluasi rutin setiap minggunya.

Wakil Rektor 1 Unidha Malang Ni Wayan Suarniati menegaskan , sesuai dengan aturan  pemerintah serta SK yang dikeluarkan dari Rektor Unidha, pihaknya sudah mentaati semua persyaratan untuk bertahap menyelengarakan pembelajaran tatap muka terbatas di dalam kampus, mulai dari persyaratan vaksin sampai dosis kedua, pembatasan jam pembelajaran di ruangan, sampai protokol kesehatan yang ketat saat memasuki lingkungan kampus.

Hingga saat ini saat memasuki masa ujian akhir semester juga diterapkan secara luring dan daring. Terkait adanya gelombang varian baru virus omicron yang sudah masuk di Malang Raya, Ni Wayan berharap tidak mengganggu proses perkuliahan yang sudah berjalan meskipun masih 50 persen atau belum normal.

Menurut Dr. Ni Wayan selama massa pandemi dan adanya kebijakan pembatasan belajar tatap muka, menyebabkan capaian pembelajaran ke mahasiawa sangan rendah khususnya dalam mata kuliah tertentu seperti pendidikan  karakter, serta praktek praktek yang sulit untuk dilaksanakan dengan sistim daring. Ni Wayan pun berkeinginan pendemi cepat berlalu dan segera ada kelonggaran untuk menjalankan perkuliahan secara luring 100 persen.

Saiful Akbar ATV