Tambah Destinasi Desa Wisata Disparta Launching Kampoeng Wayang Beji

Dinas Pariwisata Kota Batu, mencoba membangkitkan kembali semangat desa wisata dan pelaku seni untuk terus bergelora, agar roda perekonomian dan juga keberlangsungan pelaku seni dan budaya bisa lestari. Dinas Pariwisata Kota Batu memperkenalkan hadirnya Kampung Wayang Desa Beji Kota Batu sebagai ikon baru desa wisata, untuk mengenalkan kesenian tradisional kepada masyarakat. Dan alternative destinasi wisata di Kota Batu.

Tambah Destinasi Desa Wisata Disparta Launching Kampoeng Wayang Beji

agropolitan.tv -Dinas Pariwisata Kota Batu, mencoba membangkitkan kembali semangat desa wisata dan pelaku seni untuk terus bergelora, agar roda perekonomian dan juga keberlangsungan pelaku seni dan budaya bisa lestari. Dinas Pariwisata Kota Batu memperkenalkan hadirnya Kampung Wayang Desa Beji Kota Batu sebagai ikon baru desa wisata, untuk mengenalkan kesenian tradisional  kepada masyarakat. Dan alternative destinasi wisata di Kota Batu.

Desa wisata terus bermunculan di Kota Batu. Tentu tujuannya untuk meningkatkan sektor perekonomian masyarakat Kota Batu.  Dinas Pariwisata Kota Batu, mencoba membangkitkan kembali semangat desa wisata dan pelaku seni untuk terus bergelora, agar roda perekonomian dan juga keberlangsungan pelaku seni dan budaya bisa lestari. Dinas Pariwisata Kota Batu memperkenalkan hadirnya Kampung Wayang Desa Beji Kota Batu sebagai ikon baru desa wisata, untuk mengenalkan kesenian tradisional  kepada masyarakat. Dan alternative destinasi wisata di Kota Batu.

            Kini satu lagi desa wisata yang muncul. Yakni Kampoeng Wayang Beji di Dusun Jamberejo, Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Begitu masuk kampung ini beragam pernak pernik dan poster yang berhubungan dengan budaya pewayangan disuguhkan. Tak hanya itu beragam sajian kuliner juga siap menyambut wisatawan yang berkunjung ke kampung wayang ini.

            Munculnya desa wisata Kampoeng Wayang Beji ini merupakan inisiatif warga yang memang banyak pelaku seni dan budaya, sehingga mereka bersepakat untuk menjadikan kampungnya sebagai desa budaya dan seni.

Sebelum dilakukan launching, Kampoeng Wayang Beji dibuka dengan tarian berjudul Garuda Nuswantara. Kemudian dilanjutkan dengan tarian kisah Ramayana. Lalu sebagai puncak acara, digelar ludruk Suro Aji Suryo yang merupakan kesenian ludruk yang seluruh pemainnya merupakan warga lokal.

Kepala Desa Beji Deni Cahyono mengatakan Launching desa wisata ini telah dibuka dengan beragam kegiatan sejak 12 November lalu. Mulai dari kirab tumpeng, kegiataan keagamaan, pagelaran wayang kulit, hingga terdapat bazar yang diikuti  warga sekitar.

Launching kampoeng wayang sendiri ditandai dengan penancapan gunungan wayang oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq di atas pelepah pisang, sebagai tanda berkibarnya kelestarian budaya dan seni wayang di Kampoeng Wayang Beji. Selain me-launching desa wisata, gelaran wayang kulit itu sekaligus untuk memperingati Hari Wayang Nasional. Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq mengatakan, hadirnya Kampung Wayang Beji ini untuk membangun Desa Beji dari sisi kekayaan seni dan budaya. Sehingga setiap tahunnya perlu digelar kegiatan yang serupa di Kampoeng Wayang Beji. 

            Banyaknya talenta seni di Desa Beji membuat disparta memberikan apresiasi tinggi sehingga terus memberikan support dengan memfasilitasi dan mejadikan agenda tahunan di Kampoeng Wayang Beji. Disparta akan terus memberikan pendampingan agar kedepan Kampoeng Wayang Beji terus berkembang dan menjadi jujukan wisatawan. Arif menambahkan  kehadiran desa wisata itu untuk menyejahterakan perekonomian masyarakat dan memberikan warna daya tarik wisata Kota Batu dan terus mendorong meningkatkan citra Kota Batu sebagai kota wisata.

 

           Ary Fitriaji atv melaporkan…