Peringati HKG ke-48 Walikota Minta PKK Kontribusi Kurangi Angka Pernikahan Dini Dan Usia Belajar Putus Sekolah

Tim Penggerak PKK Kota Batu menggelar kegiatan puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 48 tahun 2020 di pendopo rumah dinas Walikota Batu. Acara digelar sederhana dan hanya dihadiri perwakilan kader dari desa dan kelurahan untuk menerapkan protokol kesehatan dalam masa pandemi covid-19. Walikota Batu Dewanti Rumpoko yang turut hadir dalam acara ini, meminta agar PKK mampu berperan aktif untuk turut berkontribusi mengurangi angka pernikahan dini dan usia belajar putus sekolah sebagai wujud peningkatan kualitas ketahanan keluarga.

Peringati HKG ke-48 Walikota Minta PKK Kontribusi Kurangi Angka Pernikahan Dini Dan Usia Belajar Putus Sekolah

agropolitan.tv (141020) -Tim Penggerak PKK Kota Batu menggelar peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-48 di pendopo rumah dinas Walikota Batu, kegiatan yang mengambil tema "gerakan PKK untuk indonesia maju” ini diisi dengan berbagai sosialisasi, diantaranya penanganan stunting dan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di tengan pandemi covid-19. adaptasi kebiasaan baru tidak lepas dari penerapan 4 M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta meningkatkan imunitas. selain itu yang tidak kalah penting adalah pembinaan dan peningkatan serta peningkatan kualitas ketahanan keluarga terkait penanganan stunting. PKK juga memiliki peran stategis untuk membina dan mengedukasi masyarakat, diantaranya terkait pernikahan dini, pendidikan, kesehatan serta lingkungan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) M Furqon mengatakan selain meningkatkan kualitas ketahanan keluarga, TP PKK diharapkan juga mampu meningkatkan gerakan masyarakat (Germas), melakukan peningkatan kualitas lingkungan serta meningkatkan peran serta masyarakat untuk Indonesia Sehat.

Sementara itu Walikota Batu Dewanti Rumpoko dalam sambutanya meminta agar PKK mampu berperan aktif untuk turut berkontribusi mengurangi angka pernikahan dini dan usia belajar putus sekolah sebagai wujud peningkatan kualitas ketahanan keluarga. pemerintah Kota Batu sendiri akan melakukan pemetaan daerah yang ditemukan adanya pernikahan dini dan anak putus sekolah. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas ketahanan keluarga. Pemetaan itu melibatkan Tim Penggerak PKK yang tersebara di wilayah Kota Batu.

Ketua TP PKK Kota Batu Wibi Asri Punjul Santoso juga menegaskan seluruh kader mendukung program kerja PKK dalam menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru. termasuk kegiatan posyandu yang terus berjalan meski pandemi dengan cara door to door. kader PKK juga aktif mengajak dan menghimbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan utamanya menggunakan masker. kader TP PKK harus mampu memberikan pengetahuan akademik, program pendidikan dan kesehatan, sebab kelompok ibu punya peran untuk mendidik, terlebih di tengah pandemi covid-19.
 
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Wali Kota Batu, H Punjul Santoso, Kepala DP3AP2KB M Furqon, Kepala Dinas Kesehatan Drg Kartika Trisulandari, serta seluruh kader PKK se-Kota Batu.
 
Ary Fitriaji Atv Melaporkan