Pendataan Calon Penerima Vaksin Covid-19 Di Cancel

Dinas Kesehatan Kota Batu menghentikan sementara proses pendataan warga calon penerima vaksin covid-19 di Kota Batu. Sebelumnya, Dinas Kesehatan bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu sudah melakukan pendataan calon penerima vaksin covid-19, yang rencananya akan divaksinasi pada Maret tahun depan.

Pendataan Calon Penerima Vaksin Covid-19 Di Cancel

agropolitan.tv -Dinas Kesehatan Kota Batu menghentikan sementara proses pendataan warga calon penerima vaksin covid-19 di Kota Batu. Sebelumnya, Dinas Kesehatan bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu sudah melakukan pendataan calon penerima vaksin covid-19, yang rencananya akan divaksinasi pada Maret tahun depan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu Drg Kartika Trisulandari mengungkapkan bahwa saat ini proses pendataan calon penerima vaksin covid-19 melalui program vaksin covid-19 untuk sementara dihentikan. Kartika tidak menyebutkan alasan pastinya penghentian pendataan tersebut. Menurutnya ia hanya menjalankan instruksi yang diterima, dan belum mengetahui kapan pendataan tersebut akan dilanjutkan lagi.

Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat, terkait rencana pelaksanaan program vaksin covid-19 yang kabarnya akan dilaksanakan serentak se Indonesia.

Seperti diketahui, Pemkot Batu melalui Dinas Kesehatan telah mengajukan anggaran untuk mendukung program vaksin covid-19, yang akan dilaksanakan pada Maret tahun depan. Dinas Kesehatan telah mengajukan alokasi anggaran sebesar 2,9 miliar rupiah pada RAPBD Kota Batu tahun 2021. Anggaran tersebut untuk pengadaan alat-alat penunjang kegiatan vaksinasi seperti jarum suntik, APD dan lainnya.

Di Kota Batu, program vaksin covid-19 ditujukan bagi para petugas kesehatan, anggota TNI - Polri, petugas pelayanan publik, serta masyarakat di wilayah dengan klaster penularan tertinggi. Total targetnya adalah 80 persen warga Kota Batu dengan rentang usia 15-59 tahun. Setiap orang akan menerima dua kali vaksinasi, dengan interval waktu 14 hari setelah vaksinasi pertama dilakukan. Vaksin diberikan secara gratis.

 

Hasan Syamsuri Atv Melaporkan