MUI Kota Batu Latih Kalangan Muda Untuk Dakwah Di Medsos

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batu mengajak kalangan muda di Kota Batu, untuk berdakwah melalui media sosial. Mereka dilatih cara membuat desain dan konten yang berisi ajakan untuk berbuat kebaikan sesuai ajaran agama islam.

MUI Kota Batu Latih Kalangan Muda Untuk Dakwah Di Medsos

agropolitan.tv -Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batu mengajak kalangan muda di Kota Batu, untuk berdakwah melalui media sosial. Mereka dilatih cara membuat desain dan konten yang berisi ajakan untuk berbuat kebaikan sesuai ajaran agama islam.

Di era digitalisasi saat ini, penggunaan media sosial seakan sudah tak terbendung lagi. Pengguna media sosial pun kini bahkan sudah lintas generasi. Bukan hanya kalangan orang dewasa saja, kalangan remaja bahkan anak-anak juga tak sedikit yang sudah menggunakan media sosial.

Nah…Keberadaan kawula muda yang kini seakan tak bisa lepas dari penggunaan media sosial seperti instagram, facebook, dan twitter, ditangkap sebagai peluang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batu, untuk mengajak mereka membuat desain dan konten yang baik serta lebih bermanfaat.

Bertempat di Aula Kali Kali di Jalan Bung Tomo Gang Kaliwatu Desa Bumiaji, MUI Kota Batu merangkul kalangan muda untuk dilatih cara menggunakan media sosial yang baik. Narasumber berkompeten pun dihadirkan agar nantinya diperoleh hasil yang maksimal.

Dalam pelatihan ini ada banyak materi yang diberikan kepada para peserta pelatihan, yang merupakan para remaja masjid dan juga anggota dari beberapa organisasi kepemudaan di Kota Batu. Baik dari organisasi kepemudaan yang ada dibawah naungan Muhammadiyah maupun Nahdlatul Ulama (NU).

Diantara materi tersebut adalah cara mengoperasionalkan aplikasi pixellab yang bisa di download di playstore melalui handphone. Melalui aplikasi tersebut, para peserta pelatihan diajari cara mendesain, serta membuat konten yang berisi ajakan untuk berbuat kebaikan sesuai ajaran agama islam.

Ketua Panitia pelatihan, Pambudi Utomo, berharap setelah mendapat pelatihan ini, mereka bisa memanfaatkan media sosial masing-masing sebagai media untuk berdakwah. Jadi bukan hanya mengunggah hal-hal yang bersifat hura-hura saja, namun juga mengunggah konten yang bernilai dakwah.

Melihat besarnya antusiasme para peserta, pihak MUI berencana akan menggelar pelatihan lagi. Namun dengan materi yang berbeda, seperti membuat konten dakwah berupa video, yang nantinya dapat di share melalui channel youtube dan lainnya.

 

 Hasan Syamsuri Atv Melaporkan