Manfaatkan Limbah Organik Rumah Tangga PKK Bumiaji Buat Eco Enzyme

Memanfaatkan melimpahnya sampah organik limbah rumah tangga yang biasanya langsung dibuang ke tempat sampah. Ibu-ibu PKK Kecamatan Bumiaji Kota Batu memanfaatkan sampah organik rumah tangga berupa sampah kulit buah ataupun sayuran menjadi cairan pembersih yang memiliki multifungsi, Eco Enzyme. Eco Enzyme cairan fermentasi sampah organik ini memiliki banyak manfaat bagi manusia dan yang terpenting ramah lingkungan.

Manfaatkan Limbah Organik Rumah Tangga PKK Bumiaji Buat Eco Enzyme

agropolitan.tv -Memanfaatkan melimpahnya sampah organik limbah rumah tangga yang biasanya langsung dibuang ke tempat sampah. Ibu-ibu PKK Kecamatan Bumiaji Kota Batu memanfaatkan sampah organik rumah tangga berupa sampah kulit buah ataupun sayuran menjadi cairan pembersih yang memiliki multifungsi, Eco Enzyme. Eco Enzyme cairan fermentasi sampah organik ini memiliki banyak manfaat bagi manusia dan yang terpenting ramah lingkungan. 

Pandemi covid-19 tak menyurutkan semangat  ibu-ibu PKK Kecamatan Bumiaji Kota Batu untuk terus berkarya. melimpahnya sampah organik limbah rumah tangga yang biasanya langsung dibuang ke tempat sampah dan membuat permasalahan lingkungan. Membuat PKK Kecamatan Bumiaji mengajak kader dan juga ibu-ibu rumah tangga di Kecamatan Bumiaji mencoba mengurangi permasalahan sampah ini.

            Sampah organik limbah rumah tangga berupa sampah kulit buah ataupun sayuran ternyata bisa berguna jika diolah dengan benar. Sampah organik ini bisa diolah menjadi cairan pembersih yang memiliki multi fungsi, Eco Enzyme. Eco Enzyme cairan fermentasi sampah organik ini memiliki banyak manfaat bagi  manusia dan yang terpenting ramah lingkungan.  

            Usai mendengarkan materi pemanfaatan limbah sampah organik menjadi Eco Enzyme.Dengan telaten pengurus PKK tingkat desa dan tingkat kecamatan ini mencacah sampah kulit buah dan sayuran yang belum busuk, kemudian memasukkannya ke dalam air dan menambahkan tetes tebu ke dalamnya.

Ketua TP PKK Kecamatan Bumiaji, Wahyu Purianik menjelaskan pelatihan pembuatan Eco Enzyme ini digelar untuk menambah pengetahuan dan kemampuan ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan limbah sampah organik yang melimpah. Selain bermanfaat lewat kegiatan ini otomatis bisa mengurangi sampah basah di Kecamatan Bumiaji.

Proses pembuatan eco enzyme ini cukup mudah dengan mencampur sampah organik berupa kulit buah dan sayur minimal 4 macam atau lebih kedalam wadah berisi air dan kemudian dicampur dengan gula tetes tebu sebagai stimulan fermentasinya. Setelah tiga bulan cairan bernama Eco Enzyme ini bisa dimanfaatkan. Eco enzyme sendiri memiliki manfaat yang banyak mulai dari  untuk cuci baju, piring, mengepel mandi. Bahkan untuk pertanian juga bermanfaat sebagai penyubur tanah hingga pengusir hama. Serta banyak manfaat lainnya.

Pelatihan ini diikuti oleh Ketua TP PKK Desa se Kecamatan Bumiaji, Ketua Pokja 3 Desa se Kecamatan Bumiaji dan Pengurus PKK Kecamatan Bumiaji. Pelatihan digelar terbatas karena masih dalam masa pandemi untuk memenuhi protokol kesehatan covid-19. Jaga jarak. Peserta pelatihan pun wajib menjalani protokol kesehatan berupa penggunaan masker dan cuci tangan.

            Gung Endah Tuti Rahayu pemateri dalam pelatihan ini menjelaskan Eco Enzyme adalah larutan multi fungsi yang dihasilkan dari fermentasi kulit buah dan sisa sayuran mentah yang dicampurkan dengan gula dan air selama 3 bulan, dalam wadah yang tertutup rapat.eco enzyme diformulasikan oleh DR. Rosukon, Ketua Asosiasi Pertanian Organik Thailand dan diteliti lebih dari 30 tahun. Gung Endah menambahkan Eco Enzyme ini memiliki banyak fungsi, mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah, untuk kebutuhan rumah tangga hingga bermanfaat untuk kesehatan dan pertanian.  Dan yang terpenting menghindari sampah organik dibuang sia sia ke tempat penampungan sampah.

 

            Ary Fitriaji Atv Melaporkan…