Kota Batu Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka Pada Januari

Pemerintah Kota Batu memberikan izin untuk digelarnya pembelajaran tatap muka di sekolah, mulai Januari 2021 mendatang. Hal ini sesuai arahan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim. Namun Pemerintah Kota Batu berharap jika pembelajaran tatap muka dilaksanakan di sekolah, harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Kota Batu Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka Pada Januari

agropolitan.tv -Pemerintah Kota Batu memberikan izin untuk digelarnya pembelajaran tatap muka di sekolah, mulai Januari 2021 mendatang. Hal ini sesuai arahan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim. Namun Pemerintah Kota Batu berharap jika pembelajaran tatap muka dilaksanakan di sekolah, harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Walikota Batu, Dewanti Rumpoko. Menurut orang nomor satu di Kota Batu ini, sekolah boleh dibuka namun harus menerapkan protokol kesehatan. Diantaranya dengan menerapkan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun serta menjaga jarak.

Diperbolehkannya sekolah untuk buka lagi dan menggelar pembelajaran tatap muka, juga harus memenuhi sejumlah persyaratan yang lain. Yakni semua yang terkait dalam proses pembelajaran tatap muka, mulai dari fasilitas di sekolah, kepala sekolah, hingga para guru pengajar juga harus siap seluruhnya.

Selain itu para pelajar juga baru bisa mengikuti pembelajaran jika mendapatkan izin dari orang tua serta komite sekolah. Jika ada yang keberatan dan tidak memberi izin, maka pelajar bersangkutan boleh tidak mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah. Melainkan tetap mengikuti pembelajaran secara daring atau online.

Walikota juga menegaskan bahwa pembelajaran tatap muka baru bisa dilaksanakan jika status zona Kota Batu sudah berubah menjadi kuning atau hijau. Sebab pembelajaran tatap muka tidak boleh dilaksanakan di daerah dengan status zona merah atau oranye, karena tingkat penularan covid-19 nya masih cukup tinggi.

Sementara itu ketua PGRI Kota Batu, Samun, mengungkapkan bahwa digelarnya pembelajaran tatap muka merupakan kewenangan pemerintah daerah. Meskipun ada arahan dari pemerintah pusat, namun pemerintah daerah boleh tidak melaksanakannya jika kondisinya masih tidak memungkinkan.

Selain itu Samun juga menegaskan jika pun pembelajaran tatap muka dilaksanakan di Kota Batu, pembelajaran tatap muka tidak akan diberlakukan secara menyeluruh. Melainkan hanya untuk siswa kelas tinggi saja. Untuk siswa SD hanya untuk murid kelas 3, 4 dan 5. Sedang untuk murid SMP dan SMA hanya murid kelas 9 dan 12.

 

Hasan Syamsuri Atv Melaporkan