KONI Kota Batu Sumbang 15 Atlet untuk Jatim di PON Papua

KONI Kota Batu menyumbangkan sembilan atlet, empat mekanik dan dua pelatih bagi Jatim dalam PON XX/2021 Papua yang akan dilaksanakan awal Oktober mendatang. Hal ini menyusul pemberitahuan resmi dari KONI Provinsi Jawa Timur kepada KONI Kota Batu.

KONI Kota Batu Sumbang 15 Atlet untuk Jatim di PON Papua
KONI Kota Batu Sumbang 15 Atlet untuk Jatim di PON Papua

AGROPOLITAN.TV - Kota Batu patut berbangga 15 putra daerah asli Kota Batu, menjadi patriot olahraga untuk memperkuat kontingen Jawa Timur di ajang PON XX/2021 Papua, yang akan dilaksanakan awal Oktober mendatang.

15 patriot ini diantaranya sembilan atlet, empat mekanik dan dua pelatih, yang terdiri atas M. Kafa Yaqi Ardafa atlet bermotor, Gigih Iman Nurdianzah atlet paralayang, Jafro Megawanto atlet paralayang, Joni Effendi atlet paralayang, Roni Pratama atlet paralayang, Ike Ayu Wulandari atlet paralayang, Rika Wijayanti atlet paralayang.

Tak hanya atlet ada juga mekanik paralayang dari Kota Batu yang dikirimkan dalam PON Papua, yakni Andri Sisnanto dan Viki Mahardika sebagai mekanik paralayang. Serta Ardiyansah Mega Putra dan Markus Heru Rusbiyanto yang juga sebagai mekanik paralayang.

Pelatih pencak silat Kota Batu, Edy Suhartono, juga dikirimkan menjadi duta olahraga dalam PON Papua. Atlet lain yang juga dikirim menjadi duta olahraga ke Papua adalah Nafa Amadea atlet selam laut dari Kota Batu. Dari cabang olahraga tarung derajat, Kota Batu juga diwakili oleh Nuggy Rezzaindi Yoansa atlet tarung derajat yang ikut dalam PON Papua bersama Mochammad Muhsin SH pelatih tarung derajat.

Ketua Umum KONI Kota Batu Drs. Mahfud Menjelaskan sebagian besar atlet dan mekanik yang mewakili Kota Batu menjadi duta olahraga Jatim dalam PON Papua adalah dari paralayang. Namun diantara deretan atlet, pelatih dan mekanik ada yang sedikit istimewa, dengan munculnya atlet dari cabang olahraga bermotor yang mewakili cabang olahraga yang berada dibawah naungan IMI (Ikatan Motor Indonesia) meski di Batu belum ada induknya.

KONI Kota Batu sendiri merencanakan akan melepaskan kontingen PON Papua dari Kota Batu pada saat Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada 9 September 2021 mendatang, di Balai Kota Among Tani Pemkot Batu.

Mahfud menegaskan meski para atlet ini mewakili Jawa Timur, ketika mereka meraih prestasi saat PON nanti. KONI Kota Batu akan memberikan bonus sekaligus anggaran untuk uang saku atlet. Sesuai dengan RAB yang sudah disusun oleh KONI Kota Batu, jika ada atlet yang mendapatkan medali emas dalam PON maka akan mendapat bonus sebesar Rp. 30 juta.

   Ary Punka Aji ATV