Jelang Libur Akhir Tahun, Alun-Alun Dipercantik

Menjelang musim liburan akhir tahun, kawasan alun-alun Kota Batu dipercantik. Sejumlah bangunan di cat ulang agar terlihat lebih indah. Penerapan protokol kesehatan di dalam area alun-alun pun kini semakin diperketat, seiring meningkatnya status Kota Batu yang kembali menjadi zona merah.

Jelang Libur Akhir Tahun, Alun-Alun Dipercantik

agropolitan.tv -Menjelang musim liburan akhir tahun, kawasan alun-alun Kota Batu dipercantik. Sejumlah bangunan di cat ulang agar terlihat lebih indah. Penerapan protokol kesehatan di dalam area alun-alun pun kini semakin diperketat, seiring meningkatnya status Kota Batu yang kembali menjadi zona merah.

Musim libur akhir tahun sudah semakin dekat. Kota Batu pun kini tengah bersiap untuk menyambut kedatangan para wisatawan, yang akan menghabiskan waktu liburannya dengan berwisata ke Kota Batu. Salah satu persiapan yang kini tengah dilakukan adalah dengan mempercantik kawasan pusat kota, yang dalam hal ini adalah alun-alun Kota Batu. Mengingat alun-alun merupakan ikonnya Kota Batu dan memang selalu terlihat ramai, khususnya di akhir pekan.

Fatma, salah satu petugas di alun-alun, mengatakan, sudah sejak beberapa hari lalu, dua unit bangunan ikonik yang berbentuk buah apel dan stroberi terus dikebut proses pengecatannya. Targetnya bisa selesai sebelum momen pergantian tahun. Selain dipercantik tampilannya, penerapan protokol kesehatan di kawasan alun-alun Kota Batu juga semakin diperketat. Setiap pengunjung yang datang wajib pakai masker, di tes suhu badan serta wajib cuci tangan.

Jumlah pengunjung alun-alun pun kini dibatasi, yakni hanya 50 persen dari kapasitas normal. Pengunjung juga hanya diberi waktu satu jam saja di dalam area alun-alun. Setelah itu harus langsung keluar agar pengunjung lain bisa segera masuk. Bagi pengunjung yang ingin mencoba wahana ferris wheel, juga harus rela antri dengan jarak satu meter antar pengunjung. Setiap kabin ferris wheel juga hanya boleh dimasuki dua orang saja.

Sementara untuk pengunjung wahana permainan anak playground) juga dibatasi maksimal sepuluh anak, dimana setiap anak hanya diberi waktu paling lama 20 menit saja. Setelah itu wajib keluar area playground. Setiap senin sampai jumat, pihak pengelola hanya membuka satu pintu masuk di bagian barat. Sedangkan saat weekend dibuka satu pintu lagi di bagian selatan. Untuk memastikan setiap pengunjung mentaati peraturan tersebut, sejumlah petugas tampas disiagakan di sekitar kawasan alun-alun.

 

 Hasan Syamsuri Atv Melaporkan