Insentif Bagi GTT PTT Masih Belum Setara UMK

Meskipun Upah Minimum Kota (UMK) Kota Batu tahun depan sudah sebesar 2,8 juta per bulan, namun Honorarium bagi para Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap (GTT/PTT) dipastikan tidak akan ada perubahan. Namun demikian, insentif akan diberikan kepada para GTT dan PTT agar honorarium yang mereka terima bisa setara dengan UMK.

Insentif Bagi GTT PTT Masih Belum Setara UMK

agropolitan.tv -Meskipun Upah Minimum Kota (UMK) Kota Batu tahun depan sudah sebesar 2,8 juta per bulan, namun Honorarium bagi para Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap (GTT/PTT) dipastikan tidak akan ada perubahan. Namun demikian, insentif akan diberikan kepada para GTT dan PTT agar honorarium yang mereka terima bisa setara dengan UMK.

Walikota Batu Dewanti Rumpoko mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Batu yang dalam hal ini Dinas Pendidikan, masih kesulitan meningkatkan kesejahteraan para GTT dan PTT. Namun demikian, Dinas Pendidikan akan tetap berusaha mengakomodasi mereka agar bisa mendapatkan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Walikota, pihak Dinas Pendidikan sebenarnya memiliki alokasi anggaran yang cukup besar setiap tahunnya yaitu sekira 200 miliar (atau setara 20 persen dari APBD). Namun anggaran tersebut untuk banyak program dan harus dibagi-bagi, sehingga tak bisa hanya dialokasikan untuk pemberian insentif bagi GTT dan PTT) saja.

Meski insentif yang diberikan belum bisa membuat honorarium yang diterima GTT dan PTT setara UMK, namun menurut Walikota, ada sumber dana lain yang bisa digunakan untuk menambah insentif bagi GTT dan PTT. Sehingga nantinya jumlah insentif yang diterima GTT dan PTT bisa setara dengan UMK Kota Batu.

Salah satu solusi supaya dapat meningkatkan kesejahteraan GTT dan PTT, pemerintah telah menganjurkan agar mereka mengikuti seleksi guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada tahun depan. Pemerintah akan mendukung para guru non PNS agar bisa bersaing dalam seleksi guru PPPK tersebut.

Ketua PGRI Kota Batu, Samun, mengatakan, 90 persen guru non PNS di Kota Batu sudah terdaftar di dalam data pokok pendidikan (dapodik). Untuk itu ia hanya bisa mendukung mereka dengan modul latihan dan info ter-update. Diharapkan para GTT dan PTT juga rajin latihan karena mereka harus bersaing dengan guru se-Indonesia.

Samun menambahkan, dari jumlah guru non PNS di Kota Batu yang mencapai 1.622 orang, sebanyak 106 adalah guru honorer daerah dan 1.516 GTT. Sementara jumlah formasi yang dibuka untuk PPPK tahun 2021, sekira 1.600-an.

 

 Hasan Syamsuri Atv Melaporkan