Ingin Belajar Cara Merawat Sapi..? Ke Dusun Brau Saja..!

Bagi warga Malang Raya yang ingin tahu atau ingin belajar cara merawat sapi, tak perlu bingung lagi. Pasalnya saat ini di Dusun Brau Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji Kota Batu, telah dibuka Wisata Edukasi Susu Sapi Brau. Jika berkunjung ke dusun tersebut, wisatawan akan diajari cara merawat sapi hingga mengolah produk susu.

Ingin Belajar Cara Merawat Sapi..? Ke Dusun Brau Saja..!

agropolitan.tv -Bagi warga Malang Raya yang ingin tahu atau ingin belajar cara merawat sapi, tak perlu bingung lagi. Pasalnya saat ini di Dusun Brau Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji Kota Batu, telah dibuka Wisata Edukasi Susu Sapi Brau. Jika berkunjung ke dusun tersebut, wisatawan akan diajari cara merawat sapi hingga mengolah produk susu.

Usai di launching secara resmi oleh Walikota Batu, melalui Wisata Edukasi Susu Sapi Brau, warga Dusun Brau Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji, kini mulai bersiap menyambut kedatangan para wisatawan.

Setiap wisatawan yang datang, nantinya akan diajari banyak hal. Salah satunya adalah mengolah produk susu sapi segar menjadi aneka olahan makanan dan minuman. Seperti yang dipamerkan di sela kegiatan peresmian ini.

Ada banyak makanan dan minuman serta jajanan yang bisa dihasilkan dari pengolahan susu sapi segar. Mulai dari keju, stik susu, tahu susu, soto susu hingga minuman susu pasteurisasi aneka rasa.

Menurut tokoh masyarakat Dusun Brau, Munir, nantinya para wisatawan akan diajari banyak hal secara berurutan. Dimulai dari cara merawat sapi perah, cara memberi makan sapi, hingga cara memerah susu sapi.

Berikutnya wisatawan akan diajari cara mengolah produk susu hingga menjadi aneka produk makanan dan minuman olahan. Bukan hanya itu saja, wisatawan juga akan diajari cara memanfaatkan limbah kotoran sapi menjadi biogas.

Agar suasana dusun terlihat lebih meriah dan memiliki nuansa pariwisata yang kental, sejumlah spot foto kini juga telah disediakan di beberapa titik lokasi. Salah satunya adalah patung sapi perah dalam ukuran yang cukup besar.

Sementara di lokasi lain kini juga telah disediakan sebuah kandang terbuka yang berisi anak-anak sapi atau yang biasa disebut pedet. Pengunjung nantinya bisa berinteraksi langsung dengan anak-anak sapi tersebut.

Dengan konsep wisata yang tak biasa ini, diharapkan nantinya bisa menjadi daya Tarik bagi wisatawan. Bukan hanya wisatawan umum saja, nantinya para mahasiswa atau pelajar juga bisa belajar bersama di dusun ini.

 

Hasan Syamsuri, atv Melaporkan