Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Terkait RAPBD Tahun 2021

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batu kembali menggelar Rapat Paripurna secara virtual, pada Kamis pagi. Agenda rapat paripurna kali ini adalah mendengarkan Pandangan Umum Fraksi-Fraksi di DPRD Kota Batu terhadap Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Kota Batu tentang Rencana Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2021.

Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Terkait RAPBD Tahun 2021

agropolitan.tv -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batu kembali menggelar Rapat Paripurna secara virtual, pada Kamis pagi. Agenda rapat paripurna kali ini adalah mendengarkan Pandangan Umum Fraksi-Fraksi di DPRD Kota Batu terhadap Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Kota Batu tentang Rencana Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2021.

Rapat Paripurna secara virtual digelar secara terpisah di dua lokasi, antara lain di gedung DPRD Kota Batu dan di Balaikota Among Tani Kota Batu. Untuk di Balaikota Among Tani, rapat paripurna berlangsung di ruang rapat utama lantai 5.
 
selain Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Wakil Walikota Batu Punjul Santoso, rapat paripurna ini juga diikuti oleh Sekda Kota Batu Zadim Efisiensi, Staf Ahli, Asisten dan beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemkot Batu. Dalam Rapat Paripurna kali ini, Perwakilan gabungan fraksi DPRD menyampaikan 24 pertanyaan yang disampaikan kepada Pemerintah Kota Batu terkait Rencana Penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2021.
 
Diantaranya terkait jumlah silpa yang terus meningkat, kurangnya pembinaan terhadap para pelaku usaha pariwisata, kurang terpenuhinya target capaian PAD dari retribusi parkir, realisasi pembangunan pasar besar serta pembangunan tempat uji kir.
Selain itu pihak DPRD juga mempertanyakan apakah pengelolaan APBD sudah berorientasi pada pembangunan yang berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat, serta penurunan angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Batu.


 
Pihak fraksi-fraksi juga mempertanyakan tentang upaya Pemerintah Kota dalam menurunkan status Kota Batu dari zona oranye ke zona kuning atau hijau, serta upaya Pemerintah Kota dalam mengantisipasi kejadian bencana alam.
Untuk itu pihak DPRD berharap pada Pemerintah Kota Batu agar dalam membuat perencanaan, bisa dilakukan dengan benar dan dikaji secara mendalam. Khususnya dalam hal penggunaan anggaran.
 
Hasan Syamsuri, Atv, Melaporkan