Disparta Akan Gelar Festival Sapi Brau

Disparta Akan Gelar Festival Sapi Brau

Dinas Pariwisata Kota Batu Akan Menggelar Festival Sapi Brau Di Dusun Brau Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji. Festival Yang Bertujuan Untuk Mengembangkan Seni Budaya Berbasis Potensi Desa Itu Akan Digelar Pada Awal Bulan Depan.

Sudah Sejak Lama Dusun Brau Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji Dikenal Sebagai Penghasil Susu Terbesar Kedua Di Kota Batu Setelah Dusun Toyomerto Desa Pesanggrahan Kecamatan Batu. Dari Sekira 130 Kepala Keluarga Yang Tinggal Di Dusun Brau Mayoritas Berprofesi Sebagai Peternak Sapi Perah. Diperkirakan Ada Sekira 600 Ekor Sapi Perah Yang Dipelihara Warga Dusun Ini. Dari Jumlah Tersebut Sekira 200 Ekor Sapi Diantaranya Siap Berproduksi Setiap Harinya. Jumlah Susu Segar Yang Terkumpul Di Dusun Brau Setiap Harinya Bisa Mencapai 2.500 Liter Yang Merupakan Setoran Dari Sekira 70 Peternak Anggota Koperasi Susu.

Besarnya Potensi Ternak Sapi Di Dusun Brau Itulah Yang Membuat Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu Terinspirasi Untuk Mengeksplor Potensi Tersebut. Kepala Disparta Arief As Siddiq Mengungkapkan Pihaknya Akan Memadukan Potensi Dusun Brau Yang Berupa Ternak Sapi Dengan Seni Budaya Hingga Nantinya Tercipta Sebuah Tarian Yang Dinamakan Tarian Sapi. Untuk Menggaungkan Inovasi Tersebut Pihak Disparta Berencana Akan Menggelar “Festival Sapi Brau” Pada 4-11 Oktober 2020. Ada Beberapa Acara Yang Akan Digelar Dalam Festival Tersebut. Termasuk Akan Dilakukan Pula Peresmian Sebuah Sanggar Tari.

Menurut Arief Festival Sapi Brau Bertujuan Untuk Mengembangkan Seni Budaya Berbasis Potensi Desa Yang Dalam Hal Ini Adalah Ternak Sapi Perah. Arief Berharap Festival Tersebut Nantinya Bisa Menjadi Inspirasi Bagi Pemerintah Desa Lainnya Untuk Melakukan Hal Serupa. Yakni Mengembangkan Seni Budaya Lokal Berbasis Karakteristik Atau Potensi Yang Dimiliki Masing-Masing Desa.