Diklat Upskilling Dan Reskilling Guru SMK Berstandar Industri

Keahlian berkomunikasi dan karakter (soft skill), masih menjadi masalah pada dunia kerja dari SDM SMK. Meskipun secara keahlian teknik kerja (hard skill) sudah mumpuni, namun kreatif, bersosialisasi dengan tim di lingkungan kerja, integritas, kedisiplinan tidak kalah penting.

Diklat Upskilling Dan Reskilling Guru SMK Berstandar Industri
Diklat Upskilling Dan Reskilling Guru SMK Berstandar Industri

AGROPOLITAN.TV - Keahlian berkomunikasi dan karakter (soft skill), masih menjadi masalah pada dunia kerja dari SDM SMK. Meskipun secara keahlian teknik kerja (hard skill) sudah mumpuni, namun kreatif, bersosialisasi dengan tim di lingkungan kerja, integritas, kedisiplinan tidak kalah penting.

Keluhan aspirasi pengguna tenaga kerja bisa terjadi,  karena guru- guru lupa mengajarkan soft kill dan karakter dan terlalu fokus pada hard skill.Mengingat setelah diterjunkan dalam dunia kerja, ternyata tindak sama dengan praktek di laboratoriumn.

Hal itu dipesankan, Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan Ristek dan Teknologi, saat membuka Diklat Upskilling dan Reskilling Guru SMK Berstandar Industri, melalui Daring di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (PPPTK BOE) Malang bekerjasama dengan Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha Dunia Industri (MITRAS DUDI).

LIHAT VIDEO BERITA DI SINI

"Terkait dengan komplain pengguna tenaga kerja ini, ditargetkan dengan memaksimalkan link and match dengan dunia usaha dunia industri,  tidak hanya seremoni pada MoU saja. Namun keterlibatan dunia kerja dalam penyelenggaraan pendidikan vokasi sangat penting.Menyusun kurikulum bersama, memasukkan materi industri.

Sementara itu, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A, selaku Pelaksana Tugas (Plt) BBPPMPV BOE Malang menjelaskan, Diklat untuk para pengajar itu, dari SMK Pusat Keunggulan dari seluruh Indonesia.

Salah satunya, dengan memberikan materi sofkill kepada para guru,, untuk nantinya, diimbaskan kepada setiap satuan pendidikan di sekolahnya masing masing. Termasuk siswa dan sekolah yang ada di sekitarnya,.Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A, selaku Pelaksana Tugas (Plt) BBPPMPV BOE Malang.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha, BBPPMPV BOE Dr Ir Abd Rochim menerangkan, diklat saat ini, sudah yang ke 3 kalinya. Diikuti 127 peserta dari 25 propinsi di seluruh Indonesia, terbagi dalam 10 kelas.Diklat dilaksanakan dalam 2 minggu atau 100 jam. Selanjutnya, peserta akan magang didunia industri selama 1 minggu. Diakhiri dengan uji sertifikasi.

Saiful Akbar ATV