BPBD Imbau Warga Untuk Waspada Angin Kencang

Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kota Batu menghimbau warga Kota Batu untuk senantiasa waspada, terhadap potensi bencana yang ditimbulkan oleh angin kencang yang kini mulai sering terjadi di wilayah kota batu. Sesuai prediksi pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, angin kencang terjadi lantaran kini sudah mulai memasuki masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

BPBD Imbau Warga Untuk Waspada Angin Kencang

agropolitan.tv (131020) -Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kota Batu menghimbau warga Kota Batu untuk senantiasa waspada, terhadap potensi bencana yang ditimbulkan oleh angin kencang yang kini mulai sering terjadi di wilayah kota batu. Sesuai prediksi pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, angin kencang terjadi lantaran kini sudah mulai memasuki masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

Angin kencang kembali menerpa wilayah Kota Batu pada selasa pagi hingga siang. Sesuai laporan yang diterima Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu dari Badan Meteorologi, Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) Juanda, angin kencang terjadi lantaran saat ini sedang terjadi masa peralihan musim.
 
Untuk daerah Malang Raya, masa peralihan musim kemarau ke musim hujan diprediksi terjadi pada oktober 2020. Masa peralihan musim atau yang biasa disebut pancaroba, artinya menuju ke awal musim yang baru. Pancaroba sendiri bukanlah musim, melainkan masa peralihan yang ditandai dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.
 
Seperti halnya dari panas lalu hujan, maupun dari angin tenang tetiba menjadi angin kencang. Maka dari itu, Kasi Kedaruratan Dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim, mengingatkan warga Kota Batu agar senantiasa waspada dan selalu berhati-hati terhadap potensi terjadinya cuaca ekstrim.
 
Termasuk diantaranya senantiasa waspada saat terjadi angin kencang. Diantara hal yang bisa dilakukan warga termasuk juga para pengguna jalan pada saat terjadi angin kencang adalah dengan menjauhi pohon-pohon besar, atau juga dengan tidak memarkir kendaraan di bawah pohon. Sebab potensi untuk terjadinya pohon tumbang sangat besar.
 
Selain terus waspada terhadap potensi terjadinya pohon tumbang, Rochim juga berharap kepada warga kota batu untuk tidak beraktivitas yang bisa memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan di masa puncak musim kemarau ini. Warga juga diharapkan segera melapor ke Pusdalops BPBD Kota Batu, jika mengetahui adanya bencana.

Hasan Syamsuri, Atv, Melaporkan