Baznas Tasyarufkan Bantuan Pada 1.400 Guru Ngaji

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batu melakukan pentasyarufan atau penyerahan dana zakat Kepada Pengajar, Ustadz maupun Ustadzah Taman Pendidikan Quran (TPQ) Se-Kota Batu. Pentasyarufan zakat ini merupakan bentuk kepedulian Baznas kepada guru Ngaji yang juga merasakan dampak pandemi Covid-19.

Baznas Tasyarufkan Bantuan Pada 1.400 Guru Ngaji

agropolitan.tv -Dampak Pandemi covid-19 dirasakan oleh seluruh sector dan masyarakat beragam profesi. Tak terkecuali Pengajar, Ustadz maupun Ustadzah Taman Pendidikan Quran (TPQ). Atas dasar itulah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batu melakukan pentasyarufan atau penyerahan dana zakat Kepada Pengajar, Ustadz maupun Ustadzah Taman Pendidikan Quran (TPQ) Se-Kota Batu. Pentasyarufan zakat ini merupakan bentuk kepedulian Baznas kepada guru Ngaji yang juga merasakan dampak pandemi Covid-19.

          Penyaluran zakat yang dilakukan di Masjid Sultan Agung Kota Batu ini dilakukan secara bertahap untuk menghindari kerumunan, agar protocol kesehatan jaga jarak bisa dilakukan. Tak hanya jaga jarak seluruh Guru Ngaji juga diwajibkan mengenakan masker dan mencuci tanggan sebelum memasuki masjid.  

Ketua BAZNAS Kota Batu H Ahmad Budiono mengatakan total Guru Ngaji TPQ se-Kota Batu yang menerima ada 1.468 orang. Pada gelombang ketiga ini ada 200 orang yang berhak menerima dari Kecamatan Batu untuk Desa Oro-Oro Ombo sejumlah 83 orang dan Kelurahan Temas ada 117 orang. Sebelumnya sudah diberikan kepada asnaf fi sabilillah yakni ustadz dan ustadzah TPQ di wilayah Sidomulyo, Sisir, Ngaglik, Songgokerto, Sumberejo, Pesanggrahan, dan seleanjutnya bergilir untuk wilayah lainnya.

          Bantuan yang diberikan setiap orang merupakan uang tunai sejumlah Rp 250 ribu. Total yang ditasyarufkan sekitar Rp 380 juta. Pengajar TPQ yang berhak mendapatkan telah memiliki pengalaman mengajar selama dua tahun berjalan.Lalu untuk verifikasi dan validasi datanya menyesuaikan yang ada di Kementerian Agama Kota Batu.

          Selain membantu Pemkot Batu dalam mengentaskan kemiskinan. program seperti ini diharapkan dapat meringankan beban guru ngaji di masa pandemic covid 19 ini. Total tasyarufan pada 2020 ini sebanyak Rp 1 miliar.         

          Bantuan ini disambut hangat oleh Ustadz Ustadzah Tpq sekota batu yang tidak meyangka akan mendapat Bantuan. Maklum saja meski turut terdampak pandemic covid-19, guru ngaji di kota batu bukan merupakan kategori penerima bantuan covid dari pemerintah sehingga mereka belum tersentuh bantuan covid.

         Pandemi covid19 berdapak pada proses pembelajaran mengaji di tpq di awal awal namun seiring dengan dilakukannya sekolah daring , santri mulai mengaji lagi dengan penerapan protocol kesehatan 3M, mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak aman.

         

Ary Fitriaji Atv Melaporkan