Banyak Siswa Takut Vaksin SMPN 1 Libatkan Orang Tua dan Wali Kelas Dampingi Siswa

Serbuan vaksinasi dari Pemkot Batu bersama Yonkes Kostrad Singosari, mulai menyasar pelajar tingkat SMP sederajat. Dalam pelaksanaanya banyak pelajar SMP yang takut hingga histeris saat akan divaksin. Hal ini membuat pihak sekolah melibatkan orangtua dan wali kelas untuk mendampingi dan menenangkan siswa.

Banyak Siswa Takut Vaksin SMPN 1 Libatkan Orang Tua dan Wali Kelas Dampingi Siswa

AGROPOLITAN.TV - Sejumlah pelajar tingkat SMP sederajat di Kota Batu mulai mendapatkan jatah vaksinasi dari Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Kesehatan bersama Serbuan Vaksin Kodim 0818 dan Yonkes Kostrad Singosari.

Meski sadar akan pentingnya vaksin, namun sejumlah pelajar takut hingga histeris saat akan disuntik vaksin. Seperti yang terlihat dalam pelaksanaan vaksinasi di SMPN 1 Kota Batu. Sejumlah pelajar nampak takut dengan menutupi mata, bahkan mengalihkan wajah mereka dengan tidak melihat proses penyuntikan vaksin. Bahkan beberapa siswa nampak takut dan histeris, hingga membuat pihak sekolah melibatkan orang tua dan wali kelas untuk mendampingi dan menenangkan siswa.

Wakil kepala sekolah SMPN 1 Batu, Yuliana, menjelaskan di SMPN 1 Batu seluruh siswa ikut dalam percepatan vaksinasi ini, kecuali siswa yang sudah mendapatkan vaksinasi di lingkungan rumah mereka. Sedangkan jumlah siswa yang tidak disetujui orangtua untuk divaksin hanya ada satu dan dua murid saja, sedangkan untuk gurunya dan pegawai lainnya ada 80 orang yang sudah 100% ikut vaksin.

Yuliana menambahkan beberapa siswa mengalami ketakutan ketika hendak disuntikan vaksin, hal ini wajar karena disamping ada siswa yang sudah phobia dengan jarum suntik, juga petugas vaksin yang merupakan bapak bapak tentara berseragam tentara lengkap (doreng) yang juga mempengaruhi keberanian siswa. Meski begitu pihak sekolah sudah melakukan langkah antisipasi untuk mengatasi hal ini.

Salah satu pelajar laki-laki kelas VIII F, Faldio Arta Nugraha mengatakan dirinya memang memiliki phobia dengan jarum suntik, sehingga sangat takut saat akan divaksin. Namun setelah disuntik ternyata rasanya biasa saja dan tidak sakit.

Di SMPN 1 Batu terpantau melaksanakan vaksinasi dengan total dari target 951 murid. Kegiatan dilakukan dengan dibagi empat sesi, untuk mengurangi kerumunan.

Ary Punka Aji ATV