Angka Kunjungan Wisata Terus Meningkat

Angka kunjungan wisata di Kota Batu berangsur-angsur meningkat. Penerapan protokol kesehatan yang ketat di setiap destinasi wisata, tak menghalangi wisatawan untuk tetap mengisi waktu luangnya dengan mengunjungi tempat-tempat wisata di Kota Batu. Salah satunya ke Taman Rekreasi Selecta, destinasi wisata legendaris di Desa Tulungrejo.

Angka Kunjungan Wisata Terus Meningkat

agropolitan.tv -Angka kunjungan wisata di Kota Batu berangsur-angsur meningkat. Penerapan protokol kesehatan yang ketat di setiap destinasi wisata, tak menghalangi wisatawan untuk tetap mengisi waktu luangnya dengan mengunjungi tempat-tempat wisata di Kota Batu. Salah satunya ke Taman Rekreasi Selecta, destinasi wisata legendaris di Desa Tulungrejo.

Sempat ditutup pada pertengahan Maret dan dibuka lagi pada akhir Juli lalu akibat pandemi corona virus disease 2019 (covid-19), tingkat kunjungan wisata ke Taman Rekreasi Selecta kini mulai berangsur membaik.

Menurut Direktur PT Selecta, Sujud Hariadi, angka kunjungan wisatawan di Taman Rekreasi Selecta terus menunjukkan trend positif. Berdasarkan catatan pihak manajemen, jumlah pengunjung Selecta terus merangkak naik.

Bulan ini, ada peningkatan sekira 10 hingga 20 persen dibanding bulan lalu. Pada hari minggu kemarin, jumlah kunjungan wisatawan mencapai empat ribuan wisatawan. Namun angka kunjungan terbanyak terjadi pada hari minggu pekan lalu.

Dua minggu lalu, jumlah wisatawan yang datang ke Selecta mencapai 4.600 wisatawan. Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi pasca dibukanya lagi Selecta pada akhir Juli lalu.

Trend yang sangat baik ini sangat disyukuri oleh pihak manajemen PT Selecta. Hal ini menunjukkan jika Taman Rekreasi Selecta masih sangat dipercaya oleh masyarakat Malang Raya maupun Kota Surabaya dan sekitarnya.

Sebab sekira 70 persen jumlah wisatawan yang datang ke Selecta akhir-akhir ini memang merupakan warga Kota Surabaya dan sekitarnya. Seperti Sidoarjo, Gresik, dan Lamongan. Sementara sisanya berasal dari warga Malang Raya.

Untuk kunjungan wisatawan dari daerah lain di Jawa Timur maupun provinsi lain, jumlahnya masih sangat minim. Disinyalir, pandemi covid-19 yang masih juga belum berakhir hingga saat ini, membuat masyarakat enggan untuk bepergian jauh.

 

 Hasan Syamsuri Atv Melaporkan