Alat Cuci Tangan Pintar Buatan Siswa SMK PGRI 3 Di Target Menang Dalam Ajang V Faktor

Alat cuci tangan pintar atau Smart Wastavel buatan siswa SMK PGRI 3 Kota Malang di target bisa masuk 3 besar dalam ajang V Faktor yang di gelar oleh Direktorat Vokasi Kemendikbud RI pada 20 November besok. Smart wastavel buatan 2 murid SMK PGRI 3 Malang ini di klaim memiliki ten in one fungsi dalam mendukung protokol kesehatan di massa Pandemi Covid 19.

Alat Cuci Tangan Pintar Buatan Siswa SMK PGRI 3  Di Target Menang Dalam Ajang V Faktor

agropolitan.tv -Andre kelas 12 jurusan Electronik Industri serta  Muhammad Zaenal jurusan Animasi Audio yang sudah berhasil merakit dan mengkombinasikan fungsi wastafel berbasis IT sehingga memiliki banyak fungsi dalam pemanfaatanya .

 Selain bisa sebagai sarana cuci tangan , smart washtavel ini juga sudah di lengkapi dengan tempat sabun cair ,pengering tangan, pengukur suhu tubuh, pengukur suhu ruangan, pengukur suhu udara dan update informasi berita terkait info covid .

 Dengan lebar sekitar 50 cm dan tinggi  sekitar 1,5 meter, smart wastafel ini di rasa sangat efektif dan efisien , mengingat dengan   sistim sensor tangan , pengguna bisa  dengan mudah melakukan cuci  tangan , secara otomatis. 

Sementara Ahmad Mursid , guru pembingbing kedua murid ini menyampaikan , di butuhkan sekitar 3 minggu kedua muridnya ini untuk merakit dan merangkai smart wastafel , hingga bisa di rasakan manfaatnya.  Sebagai guru pembimbing , dirinya hanya mengarahkan ide yang di gagas kedua muridnya Andre dan Mohammad Zaenal. Menurut Mursid , smart wastafel merupakan ide kreatif mengingat di massa pandemi serta anjuran protokol kesehatan , sangat di butuhkan suatu produk yang efektif dan efisien , untuk mendukung Pemerintah dalam berperilaku hidup bersih , di awali dengan cuci tangan dan menggunakan masker .

Mursid pun berharap dalam gelaran V Faktor pada 20 November di Jakarta nanti , smart wastafel mampu masuk 3 besar ,  hingga akhirnya bisa di produksi secara massal demi mendukung Pemerintah dalam program protokol kesehatan serta menekan penularan Virus 19, yang hingga saat ini masih belum ada vaksin penangkalnya .

 

Akbar atv melaporkan